Penanganan Piriformis Syndrome

Penanganan Piriformis Syndrome

Ketahui Inilah Penanganan Piriformis Syndrome!

Penanganan Piriformis Syndrome

Penanganan Piriformis Syndrome – Sebagian dari Anda mungkin masih asing mendengar penyakit ini memang karena sindrom piriformis ini sendiri memang jarang terjadi, penyakit satu ini lebih sering dialami oleh mereka dengan rentan usia sekitar 18-55 tahun. Sindrom piriformis merupakan suatu kondisi di mana otot piriformis yang terletak di daerah pantat mengalami ketegangan serta kekakuan, sehingga menjepit saraf siatik yang berjalan di antara otot piriformis dan timbul gejala sciatic atau linu panggul karena jepit saraf skiatik di pantat.

Untuk penyebab pasti sindrom piriformis sendiri belum diketahui, tetapi diduga beberapa faktor penyebab berikut ini ikut berpengaruh seperti :
  • Kejang otot piriformis, baik disebabkan oleh iritasi pada otot piriformis itu sendiri, atau iritasi pada struktur di dekatnya seperti sakroiliaka atau sendi panggul.
  • Adanya ketegangan berlebihan dari otot piriformis, sebagai refleks respons terhadap cedera atau kejang.
  • Terjadi pembengkakan otot piriformis, karena cedera atau kejang.
  • Mengalami perdarahan di daerah otot piriformis.

Salah satu atau kombinasi dari masalah di atas dapat mempengaruhi otot piriformis, menyebabkan nyeri pantat dan dapat mempengaruhi saraf skiatik yang berdekatan dan menyebabkan rasa sakit, kesemutan, atau mati rasa di belakang paha, betis, atau kaki (gejala hampir mirip dengan linu panggul atau sciatica karena klem saraf sciatic di daerah tulang belakang).

(Baca juga : Manfaat Produk QnC Jelly Gamat)

Penanganan Piriformis Syndrome Yang Benar

Terapi fisik serta latihan peregangan otot piriformis menjadi fokus utama yang diperlukan, tetapi tahapan pelatihan ini tergantung pad tingkat keparahan nyeri yang dialami penderitanya. Biasanya hanya diperlukan penanganan non-beda untuk meringankan gejala serta mencegah ketegangan berulang dari otot piriformis. Berikut beberapa tips penanganan piriformis syndrome :

  • Melakukan Kompres (hangat/dingin)

Melakukan kompres baik hangat atau dinging pada area bokong bisa membantu meredakan gejala nyeri awal, lakukan kompres ini sekitar 20 menit-an dan ulangi seperlunya tiap 2-4 jam cukup membantu. Melakukan kompres dingin yang dibarengi dengan pijatan lembut pada area otot piriformis (bokong) juga sangat dianjurkan, namun hati-hati saat menggunakan kompres panas atau dingin ini jangan sampai melukai kulit. Lakukan pijatan pun yang lembut untuk menghindari peradangan otot piriformis.

  • Latihan serta Terapi Fisik

Lakukan beberapa latihan peregangan untuk piriformis seperti area paha belakang serta ekstensor panggul bisa membantu mengurangi gejala nyeri yang muncul, kombinasikan latihan fisik ini dengan terapi fisik agar gejala nyeri yang muncul ini bisa diminimalisir.

  • Lakukan Suntikan Pereda Nyeri

Dalam kasus sindrom piriformis yang parah melakukan suntikan pereda nyeri bisa menjadi pilihan pengobatan, tujuan dari suntikan ini biasanya untuk mengurangi nyeri akut serta mempersiapkan penderitanya untuk melakukan latihan fisik.

  • Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Anda juga bisa mengatasi sindrom piriformis ini dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri, beberapa obat pereda nyeri yang dijual bebas terkadang cukup efektif mengatasi atau meringankan gejala yang muncul. Namun sebaiknya selektif memilih obat pereda nyeri ini pastikan keamanan serta khasiatnya terlebih dahulu sebelum membeli. Nah, untuk itu kami memberikan solusi terbaik-nya dengan rutin mengkonsumsi obat herbal QnC Jelly Gamat, herbal satu ini sudah terbukti khasiatnya efektif membantu mengatasi sindrom piriformis secara alami tanpa mengakibatkan efek samping berbahaya. Sudah terdaftar di BADAN-POM dan bersertifikasi HALAL dari MUI, untuk informasi lebih lanjut silahkan klik -> Obat Nyeri Bokong Di Apotik

Baca juga :

Obat Jantung Lemah Di Apotik

Obat Pengering Luka Pasca Operasi

Pengobatan Jantung Bocor Pada Bayi

Obat Gendang Telinga Pecah Di Apotik

Obat Kanker Hati Stadium 1, 2, 3 Dan 4 Tanpa Operasi

Posted by : QnC Jelly Gamat

Penanganan Piriformis Syndrome

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*