Penyebab Bau Kewanitaan

By | December 6, 2017

Penyebab Bau Kewanitaan

Ketahui Inilah Penyebab Kewanitaan Berbau Tidak Sedap

Penyebab Bau Kewanitaan

Penyebab Bau Kewanitaan – Sering kali dari kita para wanita mengalami masalah kewanitaan yang berbau kurang sedap, selain membuat kurang percaya diri kewanitaan yang berbau kurang sedap juga ternyata bisa dijadikan ciri bila adanya masalah pada organ kewanitaan.

Kewanitaan juga akan mengeluarkan bau bila perempuan sudah melakukan aktivitas yang berkeringat, berikut ini beberapa penyebab mengapa kewanitaan mengeluarkan bau yang kurang sedap.

6 Penyebab Kewanitaan Berbau Tidak Sedap

Pada dasarnya kewanitaan memang mengeluarkan bau yang khas serta bau kewanitaan (vagina) perempuan bisa berbeda-beda dalam satu siklus menstruasi, tetapi bila kewanitaan Anda berbau kurang sedap yang menyengat serta timbul gejala lainnya maka Anda patut waspada.

  1. Vaginosis Bakterial
    Penyebab yang satu ini merupakan salah satu yang paling sering terjadi, pada organ kewanitaan (vagina) sebenarnya terdapat bakteri yakni flora alami. Dan Vaginosis Bakterial ini terjadi disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang terjadi secara berlebihan. Seorang dokter spesialis kandungan mengatakan bila sebagian besar wanita yang masih berusia produktif biasanya akan mengalami Vaginosis Bakterial ini minimal satu kali dalam hidupnya. 

    Seks yang tidak aman serta terlalu sering membersihkan kewanitaan menggunakan pembersih kewanitaan yang dijual secara bebas bisa meningkatkan resiko untuk terjadinya Vaginosis Bakterial ini. Tak hanya menimbulkan bau yang kurang sedap namun Vaginosis Bakterial ini juga kan menimbulkan rasa gatal-gatal, nyeri dan lainnya pada kewanitaan.Dalam beberapa kasus Vaginosis Bakterial ini sembuh dengan sendirinya akan tetapi disarankan untuk wanita yang mengalami Vaginosis Bakterial ini untuk berobat ke dokter agar tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

  2. Adanya Infeksi Jamur
    Infeksi jamur juga merupakan salah satu penyebab yang paling sering terjadi gejala yang timbul dari infeksi jamur ini sama seperti dalam kasus Vaginosis Bakterial yakni muncul bau tak sedap, organ kewanitaan terasa gatal-gatal dan nyeri namun infeksi jamur ini biasanya disertai dengan keluarnya cairan putih kental dari vagina.
     
  3. Penyakit Menular Seksual
    Ada beberapa penyakit menular seksual yang bisa menyebabkan munculnya bau tidak sedap pada kewanitaan, biasanya kondisi ini disebabkan oleh parasit protozoa. Meski sudah sembuh namun penyakit ini bisa kembali kambuh, penyakit ini sering kali tidak disadari oleh penderitanya ciri yang sering muncul antara lain ialah organ kewanitaan (vagina) yang mengeluarkan bau tidak sedap, vagina menjadi kemerahan, gatal-gatal, sering kali ingin melakukan buang air kecil, terasa tidak nyaman saat buang air kecil, keputihan berwarna kekuningan atau kehijauan dan adanya pembengkakan pada sekitar selangkangan. 
  4. Penyakit Radang Panggul
    Penyakit radang panggul ini biasanya terjadi akibat bakteri, penyakit ini sering kali menjadi tahap akhir dari penyakit menular seksual yang tidak terdiagnosa contohnya klamidia. Penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala dan penyakit ini bisa membuat Anda untuk susah hamil, namun sering kali hal-hal ini disebut sebagai gejala radang panggul seperti, munculnya bau tidak sedap dari kewanitaan, vagina atau kewanitaan mengeluarkan banyak cairan, badan terasa lelah, demam, terasa nyeri saat berhubungan badan, dan ketika buang air kecil akan timbul nyeri. 
  5. Malas Menjaga Kebersihan Organ Intim
    Sering kali dari kita para wanita sangat malas untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan, namun ternyata dengan malas menjaga organ kewanitaan bisa memunculkan banyak masalah kesehatan seperti munculnya bau tidak sedap dari organ intim. Pada daerah kemaluan terdapat kelenjar minyak serta kelenjar keringat, maka bila Anda para wanita kurang menjaga kebersihan area kewanitaan wajar bila vagina (kewanitaan) Anda mengeluarkan bau yang tidak sedap.
     
  6. Pemilihan Celana Dalam Yang Salah
    Bila kita menggunakan celana dalam yang sangat ketat maka timbulnya frekuensi gesekan akan semakin sering, nah semakin sering terjadi gesekan ini bisa menyebabkan berbagai masalah seperti iritasi kulit maupun yang lainnya. Menggunakan celana dalam yang ketat ditambah dengan kewanitaan yang lembab akibat keringat bisa menjadi faktor risiko untuk berkembangnya infeksi ragi. Kombinasi antara panas serta kelembaban yang terjadi pada vagina merupakan perpaduan yang pas untuk jamur maupun bakteri untuk tumbuh.

Untuk itu penting bagi kita para wanita untuk memperhatikan kebersihan serta kesehatan organ kewanitaan kita, pilihlah celana dalam dengan bahan kain yang memungkinkan kulit untuk bernafas. Sebagian dari kita juga kadang salah dalam membilas area kewanitaan, yang benar ialah dengan dari depan ke belakang setelah buang air kecil jangan terbalik dari belakang ke depan sebab membilas dari belakang (bokong) ke depan akan memindahkan berbagai bakteri asing ke dalam vagina Anda.

Bagi Anda para wanita yang mengalami masalah kewanitaan yang berbau kurang sedap kini telah hadir solusi terbaik untuk mengatasinya, hanya dengan rutin mengkonsumsi obat herbal Walatra Bersih Wanita Anda bisa mengatasi masalah bau kewanitaan Anda secara alami tanpa efek samping. Ingin tahu cara mengatasi bau kewanitaan secara alami, cepat dan aman silahkan klik -> Walatra Bersih Wanita

Baca juga :

Cara Menghilangkan Daging Tumbuh Di Wajah

Pengobatan Jantung Bocor Pada Bayi

Cara Merawat Kulit Dari Dalam Secara Alami

Penyebab Hb Rendah Dan Cara Mengatasinya

Obat Jantung Lemah Di Apotik

Penyebab Bau Kewanitaan

One thought on “Penyebab Bau Kewanitaan

  1. Pingback: Ciri-Ciri Bau Vagina Yang Sehat Dan Yang Tidak Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *